350 Pleton Siap Meriahkan Pawai HUT RI ke-81 di Bungo, Atraksi Pelajar Jadi Magnet Masyarakat Bungo

BUNGO371 Dilihat

Jambipancuranpost.com.Bungo— Antusiasme masyarakat Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi, menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 tahun 2026 semakin terasa.

Riuh musik, tabuhan drumband hingga latihan berbagai atraksi pelajar mulai mewarnai persiapan Pawai Pembangunan yang menjadi salah satu agenda paling dinantikan masyarakat setiap tahun.

Berbagai penampilan dan atraksi dari siswa-siswi pelajar di Kabupaten Bungo dipastikan menjadi bagian dari kemeriahan pawai. Kreativitas mereka akan dituangkan melalui kostum, koreografi, musik, drumband hingga beragam atraksi yang ditampilkan di sepanjang rute pawai.

Rangkaian kemeriahan HUT RI di Kabupaten Bungo telah dimulai pada Sabtu (15/8/2026) melalui pawai yang diikuti peserta dari jenjang PAUD, TK dan RA. Sementara pawai utama dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 18 Agustus 2026.

Ketua Panitia Pawai Pembangunan Kabupaten Bungo, Ir. Hj. Analukita, mengatakan antusiasme peserta tahun ini cukup tinggi. Sedikitnya 280 pleton dari wilayah kecamatan dan 70 pleton dari luar kecamatan akan ambil bagian dalam pawai.

Jumlah peserta yang mencapai sekitar 350 pleton tersebut membuat panitia harus melakukan pengaturan secara ketat, terutama terkait durasi penampilan setiap peserta.

Sekretaris Panitia, Zeka Afriadi, SE., MM., mengatakan pembatasan waktu dilakukan agar seluruh rangkaian pawai dapat berjalan tertib dan efisien.
Untuk menjaga efisiensi waktu, masing-masing pleton diberikan waktu maksimal tiga menit untuk menampilkan atraksi,” ujar Zeka.

Peserta pawai didominasi pelajar dari berbagai satuan pendidikan. Namun, kemeriahan tidak hanya datang dari kalangan sekolah. Organisasi, komunitas, perkumpulan masyarakat hingga peserta kendaraan hias juga akan turut ambil bagian.

Dengan jumlah peserta yang begitu banyak, panitia memprediksi pelaksanaan Pawai Pembangunan dapat berlangsung hingga malam hari.
Pelajar Pamer Kreativitas
Bagi masyarakat Bungo, pawai kemerdekaan bukan sekadar tontonan tahunan. Di sepanjang rute pawai, warga biasanya tumpah ruah menyaksikan berbagai kreativitas yang ditampilkan para peserta.

Anak-anak, orang tua hingga generasi muda ikut menikmati suasana pesta rakyat yang hanya hadir setahun sekali. Tidak heran jika pawai menjadi salah satu momentum yang selalu dinantikan masyarakat.

Bagi para pelajar, kegiatan tersebut juga menjadi ruang untuk menunjukkan kreativitas, bakat dan talenta. Berbagai persiapan telah dilakukan jauh-jauh hari untuk menghadirkan penampilan terbaik di hadapan masyarakat.

Kostum yang menarik, koreografi, musik, drumband serta berbagai atraksi menjadi bagian dari pertunjukan yang dipersiapkan peserta.
Selain menjadi hiburan bagi masyarakat, kemeriahan pawai juga diharapkan memberikan dampak positif bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

Membludaknya masyarakat yang hadir menjadi peluang bagi pedagang makanan, minuman dan berbagai pelaku usaha kecil untuk memperoleh tambahan pendapatan selama pelaksanaan pawai.

Keselamatan Jadi Perhatian
Di balik kemeriahan pesta rakyat tersebut, aspek keselamatan dan keamanan tetap menjadi perhatian utama panitia.

Panitia bersama Kepolisian, TNI, Satpol PP dan Damkar, Dinas Perhubungan serta tenaga medis telah melakukan koordinasi teknis untuk memastikan kegiatan berjalan aman, tertib dan lancar.

Para pendamping setiap pleton juga diminta menyiapkan perlengkapan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K), terutama untuk mengantisipasi peserta yang mengalami kelelahan maupun kondisi cuaca yang berpotensi ekstrem.

Untuk menghadapi kondisi darurat, Pemerintah Kabupaten Bungo bersama pihak Kepolisian juga telah menyiapkan tujuh unit ambulans beserta tenaga medis di tujuh titik evakuasi.
Masyarakat yang menyaksikan pawai juga diimbau ikut menjaga keamanan dan ketertiban. Dengan jumlah peserta dan penonton yang diperkirakan sangat besar, kesadaran dan kerja sama seluruh pihak menjadi kunci agar kemeriahan tidak berubah menjadi persoalan.

Pawai HUT Kemerdekaan RI ke-81 di Kabupaten Bungo akhirnya bukan hanya tentang siapa yang tampil paling menarik. Lebih dari itu, pawai menjadi gambaran semangat masyarakat Bungo dalam mengisi kemerdekaan melalui kreativitas, kebersamaan dan kegembiraan.

Pawai bukan sekadar arak-arakan. Ia menjadi panggung kreativitas, ruang kebersamaan sekaligus pesta rakyat yang setiap tahun selalu dirindukan masyarakat Bungo.(Edi Jppost)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *