Jambipancuranpost.com.Bungo-Realisasi BOP pendidikan non formal selalu menjadi perhatian Masyarakat publik. Hal ini berkaitan dengan jumlah siswa dalam dapodik yang menjadi dasar penerimaan Bantuan Operasional Pendidikan (BOP)
Dari laporan masyarakat yang engga disebutkan namanya menuturkan kepada awak media diduga ada beberapa oknum pada satuan Diwilayah Kecamatan Tanah sepenggal lintas , Kecamatan Tanah sepenggal, Kecamatan Tanah Tumbuh,Kecamatan Pelayang, Kecamatan Bathin III, Kecamatan Bathin II Babeko,
Diduga yang sengaja melakukan Mark up data dapodik siswa , diketahui di tahun 2024 , Jumlah Murid di dapodik (KB) kelompok bermain mendekati 100 jumlah murid, dan Di tahun 2025 jumlah murid di dapodik mereka masih di jumlah yang cukup besar Puluhan jumlah murid di dapodik
Sumber menuturkan,apakah benar data dapodik siswa di satuan mereka mencapai puluhan hingga Ratusan siswa sementara keberadaan satuan tersebut ada yang jauh dari permukiman, dan kondisi bangunan tidak memungkinkan untuk menampung jumlah siswa puluhan hingga Ratusan murid, apa lagi di satu, Dusun (Desa) terdapat dua ,tiga atau empat satuan,
Diduga ada beberapa oknum pada satuan yang sengaja melakukan Mark up data Peserta didik pengajuan fiktif anggaran
Dugaan pengelembungan nama nama ataupun data data sehingga anggaran yang di terima tidak sesuai dengan pakta di lapangan,
Diduga yang tercantum dalam dapodik dari beberapa oknum di tidak sesuai realita siswa yang aktif. Alhasil, Pengurus satuan diduga telah melakukan manipulasi data siswa yang hanya sebatas dokumen pribadi siswa saja. Namun belum tentu siswa tersebut secara aktif mengikut kegiatan di satuan tersebut. Diduga praktek dugaan manipulasi data dapodik itu sudah dilakukan selama ber tahun- tahun.tutur sumber yang enggan disebutkan namanya.
untuk Memastikan jumlah Murid serta tempat proses belajar mengajar di satuan serta Pengelolaan dana Bantuan Bop berjalan secara efektif, efisien, transparan dan akuntabel diminta kepada Kadisdik Bungo , Balai penjamin Mutu pendidikan (BPMP) Propinsi Jambi, Bidang Dikdas,dan Tim Exfetorat Bungo Serta instansi terkait turun kelapangan untuk mengevaluasi serta monitoring Beberapa satuan (KB) kelompok bermain , diminta kepada kadis pendidikan Kabupaten Bungo untuk melakukan peninjauan ulang langsung ke Kalangan, diduga di kecamatan Bathin II Babeko ada satu satuan dengan jumlah murid di dapodik KB untuk tahun 2025 berjumlah 45 , untuk di wilayah kecamatan Tanah sepenggal lintas di tahun 2025 ada dua satuan KB yang jumlah murid di dapodik yang satu nya berjumlah 87 murid, dan yang satunya berjumlah 45 Murid,dan untuk wilayah Kecamatan Pelayang ada salah satu satuan KB dengan jumlah murid di dapodik berjumlah 52 murid, ( Tim)









