Jambipancuranpost.com.Bungo – Kondisi SD Negeri 134 Purwo Sari menjadi sorotan masyarakat. Sekolah yang memiliki hampir 500 siswa tersebut dinilai berada dalam kondisi memprihatinkan,
meskipun setiap tahunnya menerima anggaran Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) mencapai ratusan juta rupiah
Dana BOS tersebut diketahui dikelola oleh kepala sekolah bersama bendahara sekolah. Namun, kondisi fisik bangunan sekolah dinilai tidak mencerminkan adanya pemeliharaan yang memadai
Sejumlah tokoh masyarakat setempat yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa kerusakan sekolah sudah berlangsung cukup lama tanpa adanya perbaikan berarti
Sudah bertahun-tahun kondisi sekolah tidak tersentuh pemeliharaan. Cat dinding dan pagar , plafon banyak yang hancur, dan kaca jendela banyak yang pecah. Kami tidak melihat adanya perbaikan dari pihak sekolah,” ujar salah satu warga
Mereka juga meragukan transparansi penggunaan anggaran yang dilaporkan oleh pihak sekolah. Menurutnya, dalam laporan pertanggungjawaban (SPJ), seharusnya terdapat alokasi untuk pemeliharaan atau rehabilitasi ringan bangunan sekolah.
Kami tidak yakin dalam laporan anggaran tidak ada biaya untuk pemeliharaan perbaikan ringan Seharusnya ada anggaran pemeliharaan, tapi kenyataannya kondisi sekolah tetap rusak,” tambahnya.
Masyarakat pun mendesak pihak terkait untuk segera turun tangan. Mereka meminta Inspektorat, Kejaksaan Negeri Bungo, serta Dinas Pendidikan setempat melakukan audit terhadap penggunaan Dana BOS di sekolah tersebut,
khususnya dari tahun 2023 hingga 2025.
Selain itu, kondisi kaca jendela yang pecah juga dikhawatirkan membahayakan keselamatan siswa jika tidak segera diperbaiki.
Kaca-kaca yang pecah ini sangat berbahaya bagi siswa. Kalau tidak segera diganti, bisa menimbulkan kecelakaan,” ungkap warga lainnya
Hingga berita ini diturunkan, pihak sekolah belum memberikan keterangan secara Resmi,(Eko)












