Diduga Dana BOS Tak Terealisasi Sesuai Kebutuhan, Kondisi SDN 134 Purwo Sari Memprihatinkan ,di minta Kejari Bungo panggil Audit Kepsek dan Bendahara

BUNGO110 Dilihat

Jambipancuranpost.com.Bungo – Kondisi bangunan SDN 134 Purwo Sari di Kecamatan Pelepat Ilir, Kabupaten Bungo, menjadi sorotan masyarakat. Sekolah dasar negeri yang memiliki jumlah siswa ratusan itu diduga tidak merealisasikan anggaran Bantuan Operasional Sekolah (BOS) sesuai kebutuhan prioritas, terutama untuk perbaikan fasilitas yang rusak


Pantauan di lapangan menunjukkan sejumlah fasilitas sekolah dalam kondisi memprihatinkan. Beberapa kaca jendela terlihat pecah dan belum diperbaiki, sehingga berpotensi membahayakan keselamatan siswa.

Selain itu, plafon di beberapa ruang kelas tampak rusak parah dan sebagian sudah berjuntai. Dinding dan pagar sekolah pun terlihat kusam, seolah jarang tersentuh perawatan maupun pengecatan.


Padahal, berdasarkan informasi yang dihimpun, sekolah tersebut menerima anggaran dana BOS hingga ratusan juta rupiah setiap tahunnya.

Salah seorang elemen masyarakat setempat yang enggan disebutkan namanya menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi tersebut. Ia meminta aparat penegak hukum untuk turun tangan.
Kami meminta pihak Kejaksaan Negeri Bungo dan Inspektorat Kabupaten Bungo untuk segera memanggil kepala sekolah dan bendahara guna dilakukan audit serta klarifikasi terkait penggunaan anggaran dana BOS. Nilainya ratusan juta, tapi kondisi sekolah sangat memprihatinkan,” ujarnya.


Sumber tersebut juga menyoroti lemahnya sistem pembinaan dan pengawasan di wilayah Pelepat Ilir. Menurutnya, kinerja koordinator wilayah (korwil) dan pengawas sekolah dinilai belum maksimal dalam memberikan arahan agar penggunaan dana BOS benar-benar difokuskan pada perbaikan fasilitas sekolah yang mengalami kerusakan ringan maupun sedang

Seorang tokoh masyarakat setempat bahkan menduga adanya kemungkinan laporan pertanggungjawaban (SPJ) fiktif dalam penggunaan anggaran pemeliharaan fasilitas sekolah.
Jangan sampai selama ini ada SPJ pemeliharaan yang dibuat, tetapi pelaksanaannya di lapangan tidak ada,” ungkapnya.

Sementara itu, saat dikonfirmasi oleh awak media terkait kerusakan plafon dan kaca jendela yang pecah, Kepala SDN 134 Purwo Sari memberikan jawaban singkat.
“Besok-besok diperbaiki,” ujarnya santai.

Masyarakat juga meminta Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bungo untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja kepala sekolah, korwil, dan pengawas di wilayah Kecamatan Pelepat Ilir. Jika terbukti tidak mampu menjalankan tugas dengan baik dan memajukan dunia pendidikan, masyarakat mendesak agar dilakukan pergantian kepala sekolah demi perbaikan mutu pendidikan di daerah Pelepat Ilir,(Tim)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *