Jambipancuranpost.com.Bungo – Sejumlah tokoh masyarakat dan orang tua siswa di Kecamatan Bathin III Bungo menyampaikan keluhan terkait kualitas Makan Bergizi (MBG) yang disalurkan oleh dapur MBG yang beralamat di Kelurahan Manggis RT 07 RW 03, Kecamatan Bathin III.

Mereka menilai makanan yang diberikan kepada siswa di sejumlah sekolah tingkat SD, SMP, hingga SMK di wilayah tersebut tidak memenuhi kebutuhan nilai gizi sebagaimana yang diharapkan dalam program pemerintah

Para tokoh masyarakat mendesak Bupati Kabupaten Bungo, Kepala Kejaksaan Negeri Bungo, serta Kapolres Bungo untuk turun langsung meninjau dapur MBG guna melakukan evaluasi terhadap menu yang disalurkan ke sekolah-sekolah di Kecamatan Bathin III.
Selain itu, masyarakat juga meminta pihak Kejaksaan Negeri Bungo melakukan audit secara menyeluruh, khususnya terhadap dapur MBG yang terletak di kawasan Simpang Jambi. Permintaan tersebut muncul karena menu yang disajikan diduga tidak sesuai dengan anggaran per porsi yang telah ditetapkan dalam acuan pemerintah
Berdasarkan pantauan tim media di lapangan, ditemukan beberapa menu makanan dalam kondisi kurang layak. Buah jeruk yang dibagikan kepada siswa terlihat sebagian dalam keadaan busuk. Selain itu, tahu yang menjadi salah satu lauk disebut-sebut sudah mulai berbau
Kondisi tersebut memicu kekhawatiran para orang tua terkait kesehatan dan keselamatan anak-anak mereka
Tim media juga telah berupaya mengonfirmasi salah seorang pendamping gizi dari dapur MBG yang berlokasi di Simpang Jambi. Konfirmasi dilakukan terkait menu MBG yang disajikan pada Senin (23), Selasa (24), dan Rabu (25), serta apakah menu tersebut telah memenuhi standar gizi sesuai anjuran tim MBG pemerintah pusat dalam program Presiden RI
Namun hingga berita ini diterbitkan, pesan konfirmasi yang dikirimkan tim media hanya terbaca tanpa adanya balasan. Pihak pendamping gizi belum memberikan keterangan resmi terkait hal tersebut.
Orang Tua Minta pihak Sekolah Tolak MBG
Tidak hanya mendesak aparat penegak hukum dan pemerintah daerah, salah satu perwakilan orang tua siswa bersama sejumlah wali murid lainnya juga meminta pihak sekolah untuk sementara waktu tidak lagi menerima dan menolak penyaluran MBG, sampai ada evaluasi dan perbaikan dari pihak terkait
Masyarakat berharap pemerintah daerah dan aparat penegak hukum segera turun tangan agar kualitas makanan yang diberikan kepada para siswa benar-benar sesuai dengan standar gizi dan anggaran yang telah ditetapkan, demi kesehatan dan masa depan anak-anak di Kecamatan Bathin III Bungo.(Tim)









